Tim Mading Semesta

Ketika “SEMESTA” Tampil Beda – SD Islam Terbaik di Yogyakarta

Di penghujung April 2018 lalu  trio kelas 5C (Yayas,  Muthi’ dan Mutia) hadir di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dalam rangka mengikuti ajang Festival Seni Siswa Nasional (FLSSN) tingkat kabupaten. Mereka datang untuk berkompetisi dalam lomba mading. Ketiganya resmi diutus oleh SDIT Baitussalam Prambanan sekaligus mewakili Kecamatan Prambanan.

Apa itu Semesta?

“SEMESTA” adalah nama mading mereka. Di lomba kali ini tim SDIT Baitussalam mengangkat tema “Go Green”. Sedang peserta lain beragam temanya, ada yang mengangkat tentang Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional, Dolanan Anak, Kebudayaan, dsb.

Mading Semesta SDIT Baitussalam Juara
Mading Semesta SDIT Baitussalam Juara

Ada kurang lebih 20 regu mading yang menkuti ajang tersebut. Mereka adalah utusan dari SD negeri maupun sd swasta di Jogja  yang ada di lingkungan Kabupatem Sleman. Kesemuanya menampilkan kreasi yang berbeda dan unik. Ada juga yang tampil ‘heboh’ dengan ilustrasi dan hiasan yang  beraneka ragam. Namun begitu, juri tentu punya kriteria dan pertimbangan tertentu untuk memutuskan pemenangnya. Adapun unsur penilaiannya diantaranya adalah: kesesuaian materi dengan tema yang diangkat, keragama materi, ilustrasi, kerapihan, dan keindahan. Nah, SDIT Baitussalam pada saat itu tampil dengan konsep yang sederhana, elegan, rapih dan sejuk dipandang. Tampilan mading, hiasan dan ilustrasi dibuat wajar, tidak berlebihan namun tetap padu. Tidak kalah pentingnya adalah kerjasama, kekompakan dan kemandirian tim. Karena hal itu juga termasuk aspel penilaian dewan juri.

Setelah tim juri menilai dengan jeli semua karya, dengan jalan pengamatan langsung dan wawancara pada peserta mading akhirnya mading “SEMESTA” dinyatakan sebagai JUARA II FLSSN Cabang Lomba Mading SD se-Kabupaten Sleman. Alhamdulllah… kerja keras, ketekunan, kesemangantan dan kesabaran itu (atas ijin Allah) telah membuahkan hasil. Semoga dapat menginspirasi yang lain dan ke depannya semakin lebih baik lagi. Barokallah yaaa,,, spesial buat kalian bertiga!(Ust.Anto/artikel/foto)

Pesantren Ramadhan 1439H

Pesantren Ramadhan 2018 – SDIT di Yogyakarta

SDIT Baitussalam – Alhamdulillah kita masih dipertemukan di bulan yang penuh barokah dan penuh kenikmatan, yaitu Bulan Romadhon, Bulan penuh ampunan. Sekolah Islam di Yogyakarta beramai-ramai melakukan kegiatan untuk memeriahkan Bulan Ramadhan dengan harapan dapat meningkatkan semangat dalam beribadah kepada Allah SWT. SDIT Baitussalam akan melaksanakan Kegiatan Pesantren Ramadhan di mulai Hari Rabu kemarin tanggal 23 Mei 2018 sampai dengan Sabtu 26 Mei 2018.

Tema Pesantren Ramadhan 1439H/2018M

Hari Pertama akan di isi dengan mengutamakan menghafal Al-Quran agar siswa termotivasi untuk terus menghafal Alquran. Maka dari itu tema Sanlat Ramadhan kali ini adalah:

Cerdas dan Ceria bersama Al-Quran

Dengan diadakanya Sanlat Ramadhan kali ini akan membentuk kecerdasan Qur’ani. Cerdas dengan berdasarkan Al-Qur’an dan memiliki dasar yang kuat untuk melakukan aktifitas sesuai dengan apa yang ada di Al-Quran. Al-Quran harus menjadi motivasi dan obat hati agar hidup menjadi lebih berarti dan penuh kebermanfaatan dunia akhirat.

Kegiatan di lakukan di mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Hanya saja untuk kelas 1 dan 2 hanya melakukan diwaktu yang berbeda. Siswa menginap di sekolah agar benar-benar merasakan semangat motivasi menghafal Al-Quran secara bersama-sama.

Semoga SDIT Baitussalam bisa menghasilkan santri yang baik dan soleh, serta lembaga ini menjadi lembaga SD Islam terbaik di Yogyakarta. (Foto/Fathon).

 

Alasan Saya Ingin Memasukkan Anak di – SDIT Jogja – SDIT Yogyakarta

Alasan Saya Ingin Memasukkan Anak di – SDIT Jogja – SDIT Yogyakarta

Sekolah Islam Terpadu di Jogja  saat ini semakin dicari oleh para orangtua, konsep pendidikan yang ditawarkan ternyata mampu membentuk karakter para siswanya agar siap menjadi pemimpin dan pejuang yang tangguh. Jika ada di luaran sana yang mengatakan bahwa jika anaknya disekolahkan di sekolah islam terpadu nantinya akan menjadi anak yang ekslusif, itu adalah pendapat yang sangat keliru dan salah. Di SDIT Baitussalam diajarkan untuk berbuat baik kepada siapapun tanpa harus membedakan golongan bahkan agama sekalipun. berbuat baik itu wajib dilakukan untuk semua makhluk.

Saya sendiri merasakan bagaimana pola belajar dan mengajar di SDIT yogyakarta mengajarkan akhlak yang baik kepada semua makhluk tanpa pandang bulu. Jadi tidak perlu takut jika anaknya disekolahkan di SDIT akan menjadi anak yang terlalu eklusif dan memilih dalam berteman dan berkawan.

Banyaknya orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya di SDIT menjadi bukti bahwa orangtua merasakan peran penting SDIT dalam membentuk karakter yang positif untuk anak-anaknya. SDIT yang lahir dan tergabung dalan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan keIslaman dan keilmuan yang luas seperti halnya Sekolah-sekolah saudara-saudara kami dari Muhammadiyah.

Indonesia itu satu, satu itu kita. sdit di jogja sdit di yogyakarta contoh sekolah unggulan

[insta-gallery id=”1″]

Melepas Rindu Ukhuwah – Reuni ORGETHER

Melepas Rindu Ukhuwah – Reuni ORGETHER

Sekolah Unggulan di Jogja – Hari ini telah dilaksanakan Reuni Orgether dari alumni SDIT Baitussalam Prambanan, dalam kegiatan ini juga diramaikan oleh orangtua siswa yang juga tidak mau ketinggalan dengan semaraknya reuni anak-anak mereka. Orgether adalah alumni angkatan ke -13 SDIT Baitussalam Prambanan. Semoga SDIT bisa menjadi sekolah unggulan di jogja.

Kegiatan Reuni ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SDIT Baitussalam Prambanan yaitu Ustadz Jawaldi, SE. Beliau berpesan

Enam tahun bersama tidak mudah bagi anak-anak untuk lupa begitu saja. Kenangan bersama enam hari dalam sepekan di sekolah. Begitupun anak-anak alumni ke -13 ini, ustadz tetap menyebut anak santri baitussalam sekalipun sudah lulus. Santri artinya anak yang sholeh, yang selalu haus ilmu, memiliki akhlak yang baik, sopan santun, rajin beribadah, dengan ortu dan guru sangat ta’dzim. Al-quran adalah hiasan harian

Aktifitas ini adalah salah satu program unggulan sekolah islam terpadu yang dilakukan para alumni untuk mengingatkan kepada mereka bahwa mereka pernah bersama-sama. mereka bangga bisa mendapatkan fasilitas sekolah unggulan sehingga mereka bisa bersaing di kelas yang lebih tinggi. SDIT Baitussalam sudah membuat banyak penghafal Al-Quran. Target lulusan adalah hafal 2 juz Al-Quran. Namun ternyata ada yang hafal 30 juz alquran. Semoga SDIT Baitussalam bisa menjadi sekolah unggulan di jogja dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Jayalah Indonesia.